Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
DPRD Riau Temukan Tiga Perusahaan Batu Bara Gelapkan Pajak Hingga Rp5 Miliar PDF Cetak Email
Kamis, 17 Mei 2018 16:28

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Komisi III DPRD Riau telah melakukan inspeksi mendadak di beberapa perusahaan pertambangan di Indragiri Hilir pada awal pekan ini. Dari sidak tersebut, wakil rakyat mengklaim menemukan beberapa perusahaan yang terindikasi melakukan pengemplangan pajak.

Seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Komisi III DPRD Riau, Suhardiman Amby, bahwa sidak tersebut dilakukannya untuk mengevaluasi pendapatan daerah di beberapa perusahaan di sana. Hasilnya ada tiga perusahaan pertambangam yang diduga mengemplang pajak.

"Mereka diduga melakukan pengemplangan pajak di antaranya PPH, PPN, PBB, IUP, serta pajak produksi yang berkaitan dengan usaha mereka. Ada total selisih sekitar Rp 5 miliar dari pajak yang dibayarkan dari tiga perusahaan tersebut selama triwulan pertama tahun ini," kata Suhardiman pada Kamis (17/5/2018).

Ketiga perusahaan tersebut seluruhnya merupakan perusahaan pertambangan yang bergerak di bidang batu bara.Suhardiman juga mengatakan akan memanggil perusahaan tersebut untuk hearing di DPRD pekan depan. Hal ini dilakukan untuk memita keterangan dan penjelasan dari perusahaan tersebut.

"Berdasarkan informasi kita saat di lapangan, pengawasan pajak di sana minim. Mereka menghitung, menginput, dan membayar sendiri pajaknya tanpa ada yang mengawasi," kata Politisi Partai Hanura ini.

"Minimnya pengawasan bahkan terjadi sejak lima tahun lalu. Ini pun baru beberapa sample yang kita periksa. Bisa jadi kenyataannya di lapangan banyak yang mengemplang pajak," tambah Suhardiman.ck/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda bijak bestari
Pantun menjadi suluh negeri
Ilmu tersirat payah dicari
Bila disimak bertuahlah diri