Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Pertama

    barang siapa tiada memegang agama,
    sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

    barang siapa mengenal yang empat,
    maka ia itulah orang ma'rifat barang siapa mengenal allah,
    suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

    barang siapa mengenal diri,
    maka telah mengenal akan tuhan yang bahari.

    barang siapa mengenal dunia,
    tahulah ia barang yang terpedaya.

    barang siapa mengenal akhirat,
    tahulah ia dunia melarat.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Kapal Sembako Tenggelam di Inhil, Kerugian Rp2 Milyar PDF Cetak Email
Rabu, 10 Januari 2018 21:24

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM-Kapal Motor (KM) Safitri yang dinakhodai oleh Zainal (31), warga Kelurahan Teluk Pinang Kecamatan Gaung Anak Serka dengan 2 orang ABK, tenggelam saat sandar di Dermaga Sungai Piring Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (10/1/18) sekira pukul 06.00 WIB.

 


Akibat kejadian tersebut, muatan kapal yang terdiri dari sembako dan makanan ringan lainnya hanyut dan tenggelam ditelan Perairan Sungai Indragiri.


Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony SIK MH melalui Kasat Polairud Polres Indragiri Hilir AKP H Awaluddin Dalimunthe membenarkan adanya kejadian tersebut. "Kapal tenggelam saat bertambat", tutur AKP Awaluddin.


Lebih jauh, Kasat menceritakan kronologis kejadian berawal saat KM Safitri dengan Nakhoda Zainal dan 2 orang ABK masing - masing Zaki dan Ahmad, sekira pukul 01.00 WIB berangkat dari Tembilahan menuju Teluk Pinang.


Setelah berlayar selama lebih kurang 2 jam, sekira pukul 03.00 WIB, Nakhoda memutuskan untuk singgah dan istirahat di Dermaga Sungai Piring. Tak lama istirahat, sekira pukul 05.30 WIB, saksi Agus, warga Sungai Piring yang kebetulan lewat di TKP melihat haluan kapal sudah tersangkut di dermaga, dikarenakan air dalam keadaan pasang.


Agus lalu membangunkan awak kapal, namun haluan kapal mulai tenggelam dan akhirnya karam sehingga menyebabkan muatan yang dibawa, diantara 1.000 karung beras dan 500 karung gula ikut tenggelam dan hanyut.


Personel Sat Polairud dan Polsek Batang Tuaka yang mendapat informasi, segera mendatangi TKP dan mengevakuasi barang muatan yang masih bisa diselamatkan. Tidak ada korban jiwa atau pun luka dalam kejadian ini, namun kerugian akibat muatan yang hanyut dan hilang diperkirakan mencapai Rp2 miliar rupiah.rtc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah amanat
Pantun memantun sudah teradat
Di dalamnya banyak berisi nasehat
Bila dipakai hidup selamat