Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Kapal Sembako Tenggelam di Inhil, Kerugian Rp2 Milyar PDF Cetak Email
Rabu, 10 Januari 2018 21:24

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM-Kapal Motor (KM) Safitri yang dinakhodai oleh Zainal (31), warga Kelurahan Teluk Pinang Kecamatan Gaung Anak Serka dengan 2 orang ABK, tenggelam saat sandar di Dermaga Sungai Piring Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (10/1/18) sekira pukul 06.00 WIB.

 


Akibat kejadian tersebut, muatan kapal yang terdiri dari sembako dan makanan ringan lainnya hanyut dan tenggelam ditelan Perairan Sungai Indragiri.


Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony SIK MH melalui Kasat Polairud Polres Indragiri Hilir AKP H Awaluddin Dalimunthe membenarkan adanya kejadian tersebut. "Kapal tenggelam saat bertambat", tutur AKP Awaluddin.


Lebih jauh, Kasat menceritakan kronologis kejadian berawal saat KM Safitri dengan Nakhoda Zainal dan 2 orang ABK masing - masing Zaki dan Ahmad, sekira pukul 01.00 WIB berangkat dari Tembilahan menuju Teluk Pinang.


Setelah berlayar selama lebih kurang 2 jam, sekira pukul 03.00 WIB, Nakhoda memutuskan untuk singgah dan istirahat di Dermaga Sungai Piring. Tak lama istirahat, sekira pukul 05.30 WIB, saksi Agus, warga Sungai Piring yang kebetulan lewat di TKP melihat haluan kapal sudah tersangkut di dermaga, dikarenakan air dalam keadaan pasang.


Agus lalu membangunkan awak kapal, namun haluan kapal mulai tenggelam dan akhirnya karam sehingga menyebabkan muatan yang dibawa, diantara 1.000 karung beras dan 500 karung gula ikut tenggelam dan hanyut.


Personel Sat Polairud dan Polsek Batang Tuaka yang mendapat informasi, segera mendatangi TKP dan mengevakuasi barang muatan yang masih bisa diselamatkan. Tidak ada korban jiwa atau pun luka dalam kejadian ini, namun kerugian akibat muatan yang hanyut dan hilang diperkirakan mencapai Rp2 miliar rupiah.rtc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda permata intan
Pantun Melayu jangan abaikan
Di dalamnya banyak mengandung pesan
Pegang olehmu jadi pedoman