Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
BKD Riau Minta Kepala Bapenda Pecat Pelaku Pembakar Istana Siak PDF Cetak Email
Kamis, 11 Januari 2018 19:37

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Ikhwan Ridwan meminta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau untuk memecat bawahannya Tengku Said Abdullah alias Faisal (41), pelaku pembakar patung diorama Istana Siak Senin (8/1/2018) lalu.

 


Faisal yang merupakan warga Jalan Delima Gang Delima XI RT 05 RW 01 Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Riau itu ditangkap polisi di Pekanbaru Selasa (9/1/18) itu, ternyata sehari-hari merupakan tenaga honorer di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau. Tentu, tertangkapnya Faisal langsung mencoreng nama baik instansi di tempatnya bekerja.



Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Ikhwan Ridwan, Kamis (11/1/2018) menegaskan jika yang bersangkutan bisa langsung dipecat oleh Kepala Bapenda Riau tanpa harus melalui proses BKD Riau.


"Tengku Said Abdullah itu statusnya pegawai honorer, bukan pegawai negeri sipil (PNS). Jadi Kepala Bapenda bisa langsung memecat status yang bersangkutan sebagai pegawai honorer, tak perlu lagi ke BKD," tegasnya.


Hal itu bisa dilakukan, sebut Ikhwan Ridwan, karena status honorer Tengku Said Abdullah di Bapenda Riau sifatnya tidak mengikat, sehingga bisa langsung ditangani oleh kepala OPD ditempatnya bekerja.


Atas kejadian tersebut, mantan Kepala Biro Hukum Setdaprov Riau ini mengimbau kepada seluruh honorer maupun ASN untuk fokus bekerja sesuai dengan aturan, dengan cara mengikuti dan mentaati ditaati prosedur bekerja.


Sementara itu, Kepala Bapenda Riau Indra Putra Yana saat dikonfirmasi juga membenarkan bahwa tersangka percobaan pembakaran patung diorama merupakan pegawai honorer di dinas yang dipimpinnya.ck/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail
Galeri Kunjungan Presiden Ke Riau

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda intan di karang
Pantun Melayu jangan dibuang
Di dalamnya banyak amanah orang
Untuk bekalmu di masa datang