Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Kasus OTT, Oknum Satpol PP Kampar Dilimpahkan ke Kejati PDF Cetak Email
Selasa, 13 Maret 2018 14:43

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Riau menyerahkan berkas, tersangka dan barang bukti hasil operasi tangkap tangan (OTT) terhadap tiga oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kampar ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Selasa (13/3/18).

"Tiga tersangka berinisial MJ sebagai Kasatpol PP, Ar sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan IG selaku Bendahara Pengeluaran, serta barang bukti diserahkan ke JPU," ungkap Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan.

Petugas berhasil menyita barang bukti uang hasil dugaan pemotongan honorer pendistribusian pegawai Satpol PP terhadap pengamanan Porprov Riau tahun 2017 sebanyak Rp 476 juta. Dari hasil pemeriksaan oleh BPKP Riau, kerugian negara yang ditimbulkan sebesar Rp 323,5 juta.

Penangkapan terhadap mereka bermula ketika petugas menemukan adanya penyalahgunaan wewenang yang mengarah ke pemotongan dana honorium Pam Porprov daftar kehadiran anggota Satpol PP Kabupaten Kampar, DPA SKPD tahun anggaran 2017.

"Dana itu semestinya didapatkan anggota Satpol PP sebesar Rp 2,7 juta. Tapi sampai ke tangannya sebesar Rp 850 ribu," terang Gidion.ck/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda permata intan
Pantun Melayu jangan abaikan
Di dalamnya banyak mengandung pesan
Pegang olehmu jadi pedoman