Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
19 Orang Pembalak Liar di Riau Ditangkap, 58 Ton Kayu Diamankan PDF Cetak Email
Kamis, 11 Oktober 2018 14:31

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau mengungkap tindak pembalakan liar (illegal logging) di wilayah Kabupaten Pelalawan, Riau. Dari pengungkapan tersebut, aparat kepolisian berhasil mengamankan hampir 60 ton kayu hasil pembalakan.

 

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, didampingi oleh Direskrimsus Polda Riau Kombes Pol Gidion Arif Setiawan saat menggelar konferensi pers di RSDC Pekanbaru, Kamis (11/10/18) mengatakan bahwa dalam pengungkapan tersebut pihaknya berhasil menangkap 19 orang pelaku.

 

"Polda Riau kembali mengungkap tindak illegal logging. TKP berada di wilayah PT SPA, Desa Serapung, Kabupaten Pelalawan. Dalam pengungkapan ini kita berhasil mengamankan 19 orang tersangka dan barang bukti kayu hasil kegiatan mereka sejumlah 58 ton lebih," ungkapnya.

 

Sunarto mengatakan bahwa terdapat 2 TKP dalam pengungkapan tersebut. TKP pertama di wilayah Pulau Serapung dan TKP kedua berada di Simpang Tabek Gadang, Pekanbaru, dimana 1 buah truk berisi kayu hasil ilegal diamankan.

 

"Di TKP pertama, posisi kayu berada di Kanal.

Ada 29 rakit kayu yang siap untuk dibawa menggunakan media air (kanal) di Pulau Serapung. TKP kedua, 1 trek diamankan di Jalan Soebrantas, Simpang Tabek Gadang," tambahnya.

 

Sunarto mengatakan bahwa tindakan pembalakan liar yang dilakukan oleh 19 orang tersebut berada di hutan Desa Serapung.

 

"Wilayah penebangan dilakukan di wilayah hutan Desa Serapung. Tapi penemuan barang bukti, itu di Kanal di wilayah konsensi PT SPA," tambahnya.

 

Saat ini, ke-19 orang tersangka serta barang bukti diamankan di Mapolres Pelalawan guna proses hukum lebih lanjut.bpc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda kekasih ibu
Pakai olehmu pantun Melayu
Di dalamnya banyak mengandung ilmu
Manfaatnya besar untuk bekalmu