Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Kedua

    barang siapa mengenal yang tersebut,
    tahulah ia makna takut.

    barang siapa meninggalkan sembahyang,
    seperti rumah tiada bertiang.

    barang siapa meninggalkan puasa,
    tidaklah mendapat dua temasya.

    barang siapa meninggalkan zakat,
    tiadalah hartanya beroleh berkat.

    barang siapa meninggalkan haji,
    tiadalah ia menyempurnakan janji.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Dugaan Ijazah Palsu Bupati Pelalawan Diselidiki PDF Cetak Email
Rabu, 20 Juli 2011 21:43

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Setelah sempat lama mengendap, kini Polda Riau kembali memulai penyelidikan kasus dugaan ijazah palsu milik Bupati Pelalawan, HM Haris. Bahkan Polda sudah mengirimkan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP-red) ke Kejaksaan Tinggi Riau.

Dimulainya penyelidikan kasus dugaan ijazah palsu Haris itu dibenarkan Direktur Ditreskrimum Kombes Pol Drs Diat Cahrdy, kepada wartawan, Rabu (20/7) di kantornya."Kasusnya masih dalam penyelidikan kita,"ungkap Diat.

Dikatakan, pihaknya sudah mengirimkan SPDP ke Kejati Riau tanda dimulainya penyidikan kasus ini beberapa waktu lalu."Rencananya dalam waktu dekat ini, kita akan menggelar perkara ini,"bebernya.

Sejauh ini lanjut Diat, pihaknya belum memintai keterangan Haris selaku terlapor dalam kasus ini. Namun sejumlah saksi dari Dinas Pendidikan Riau, Disdik Pelalawan dan Yayasan yang menerbitkan ijazah paket C Haris itu, sudah dimintai keterangannya.

Untuk memanggil Haris sebagai terlapor dalam kasus ini, pihaknya tentu akan meminta izin dari Presiden terlebih dahulu. Karena dalam aturannya pejabat negara seperti bupati, pemeriksaannya harus mendapatkan izin dari Presiden. M. Nur Zein

 

Galeri Foto

Galeri Upacara HUT Ke-69 RI Pemprov Riau

article thumbnail
Galeri Perayaan HUT Ke-57 Provinsi Riau

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda intan di karang
Pantun Melayu jangan dibuang
Di dalamnya banyak amanah orang
Untuk bekalmu di masa datang