Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Soal RTRW, Pemprov Riau Kewalahan Penuhi Permintaan KLHK PDF Cetak Email
Rabu, 14 Maret 2018 16:07

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Pemprov Riau kewalahan memenuhi keinginan Kemen LHK soal kelengkapan dan validasi KLHS untuk RTRW Riau.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi mengatakan, untuk masalah ini Pemprov butuh dukungan KPK untuk memediasi gagasan pertemuan antara Pemprov Riau dengan kementerian itu.

"Soal masalah ini sudah kami sampaikan ke KPK, selain pendampingan kami dari Pemprov Riau meminta KPK memediasi untuk kembali duduk bersama dengam KLHK membahas masalah KLHS untuk RTRW itu," katanya, Rabu 14 Maret 2018.

Hijazi menjelaskan Pemprov Riau sudah tiga kali asistensi namun tidak pernah tuntas. Inilah yang terus diupayakan dengan harapan KPK mau memfasilitasi gagasan duduk bersama itu.

"Kami akan mengejar terus dan kami akan kerjakan terus apa yang diinginkan oleh kemen LHK. Awalnya kan kami sudah bertemu dengan Dirjen ATR, Pemprov Riau, Dirjen Planologi. Sebenarnya waktu itu sudah sepakat. Tapi besok saat mau diasisetensi mereka minta ada penambahan lagi," sambungnya.

Dia menambahkan, sesuai dengan keinginan KLHK Pemprov Riau kembali melakukan validasi dan kelengkapan berkas, namun ternyata asistensi malah minta dilengkapi lagi.

"Pemprov Riau berharap KPK bisa menjadi mediator semua pihak untuk membahas sesuatu yang menjadi persoalan selama ini terhadap RTRW Riau. Itu nanti yang kami minta kan ke KPK," sambungnya.bpc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Supaya iman tidak berkisar
Supaya hidup tidak terlantar
Bila mati tidak tercemar
Masuk ke dalam syurga bersinar