Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
142 Desa di Riau Akan Dikeluarkan dari Kawasan Hutan PDF Cetak Email
Jumat, 08 Juni 2018 13:34

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Dengan disahkannya Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Riau, outline peruntukan lahan di Riau saat ini sudah tersusun. Salah satu yang menjadi perhatian pemerintah yakni desa dan daerah pemukiman yang masuk kawasan hutan. Hingga saat ini, masyarakat tidak bisa membuat sertifikat tanah dan izin membangun karena hal tersebut.

 

Anggota Komisi IV DPRD Riau, Asri Auzar, menyampaikan bahwa dalam evaluasi di Mendagri dan KLHK pada Ranperda RTRW Riau, tidak ada perubahan mengenai usulan pelepasan kawasan hutan di daerah pemukiman masyarakat. Sehingga ada 142 desa yang sebelumnya masuk kawasan hutan, menunggu untuk dibebaskan.

 

"Jika sudah dibebaskan nantinya, maka masyarakat dan pemilik lahan sudah bisa mengola dan membuat sertifikat pada lahan tersebut," kata mantan Ketua Pansus Perda RTRW Riau ini, Jumat (8/6/18).

 

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman yang akrab disapa Dedet menyebutkan bahwa pelepasan ini menunggu pemerintah. Sebab yang berwenang melepaskan kawasan hutan yakni Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

 

"Prosesnya harus diusulkan dulu proses pelepasan secara kolektif. Nanti akan ada satu sertfikat induk sebelumnya akhirnya dibuat sesuai kepemilikan tanah sebelumnya," papar politisi Partai Demokrat ini.

 

Proses ini juga termasuk pada kawasan hutan yang berada di kawasan perkantoran pemerintah. "Outline RTRW Riau ini menjadi acuan dalam pelepasan daerah-daerah mana saja dari kawasan hutan," tutup Dedet.ck/nor

 

 

Galeri Foto

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda bijak bestari
Pantun menjadi suluh negeri
Ilmu tersirat payah dicari
Bila disimak bertuahlah diri