Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal keenam

    cahari olehmu akan sahabat,
    yang boleh dijadikan obat.

    cahari olehmu akan guru,
    yang boleh tahukan tiap seteru.

    cahari olehmu akan isteri,
    yang boleh menyerahkan diri.

    cahari olehmu akan kawan,
    pilih segala orang yang setiawan.

    cahari olehmu akan abdi,
    yang ada baik sedikit budi,



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Jaksa Tuntut Kepala BPMPD Siak 4,5 Tahun Penjara PDF Cetak Email
Rabu, 10 Januari 2018 21:07

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Siak, Abdul Razak, dituntut jaksa selama 4,5 tahun penjara dalam kasus korupsi dana Sistem Keuangan Desa (Simkudes).

 


Jaksa penuntut umum (JPU) Immanuel Tarigan SH dalam amar tuntutannya, Rabu (10/1/18) di Pengadila Tipikor Pekanbaru menyatakan terdakwa bersalah melanggar Pasal 3, jo Pasal 18, Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 55 KUHP.


"Menuntut terdakwa dengan penjara selama 4 tahun dan 6 bulan,"katanya.


Selain itu, Razak juga harus memayar denda sebesar RpRp 50 juta. Jika tidak dibayar maka dapat diganti dengan tiga bulan penjara.


Atas tuntutan JPU itu, tampak kekesalan di wajah terdakwa. Melalui kuasa hukumnya E Sangur SH dan Rajamin Siregar SH, terdakwa akan mengajukan pembelaan (pledoi) pada majelis hakim yang dipimpin Sulhanudin SH.


Berdasarkan dakwaan JPU, dugaan korupsi ini terjadi pada saat Abdul Razak, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Siak. Pada tahun 2015 lalu, sebanyak 122 desa mengadakaan paket software sistem informasi manajemen administrasi dan keuangan desa (Simkudes) yang dikerjakan oleh PT Dimensi Tata Desantara, selaku kontraktor.


Program yang bersamaan dengan pengadaan pelatihan, papan informasi monografi dan profil desa, serta pengadaan buku pedoman umum penyelenggaraan pemerintah desa plus CD aplikasi dan buku suplemen tersebut. Masing-masing desa mengangarkan sebesar Rp 17,5 juta. Dalam perjalanannya, ada ada dugaan penyelewengan anggaran sebesar Rp.1.136 milyar itu.


Setiap desa dipungut biaya sebesar Rp17 juta oleh BPMPD Siak.Dalam perhitungan Badan Pengawas Keuangan Pemerintah (BPKP) disebutkan kerugian negara akibat penyelewengan proyek ini mencapari Rp1,1 miliar.nor

 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail
Galeri Kunjungan Presiden Ke Riau

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah amanat
Pantun memantun sudah teradat
Di dalamnya banyak berisi nasehat
Bila dipakai hidup selamat