Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Aset Pemprov Riau 'Diduduki' Warga, Gubri Minta BPKAD dan Satpol PP Turun PDF Cetak Email
Jumat, 12 Januari 2018 21:18

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman meminta instansi terkai untuk turun ke lapangan mengecek aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau seluas 10 hektar di perbatasan Pekanbaru-Kampar di Jalan Kubang Raya yang'diduduki' masyarakat.

 


Gubri meminta kepada Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Riau untuk menertibkan aset tersebut. Bahkan saat disinggung kalau aset yang dikuasi masyarakat itu sudah mendapat izin dari oknum Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau, Gubri menyatakan kalau perihal tersebut tidaklah mungkin bisa dilakukan.


"Tidak mungkin (mendapat izin-red). Kalau itu aset pemerintah ya jangan diganggu. Makanya kita minta BPKAD dan Satpol PP Riau mengecek aset itu, jangan sampai aset pemerintah disalahgunakan,"jelasnya.


Sebelumnya, Komisi III DPRD Riau saat melakukan sidak menemukan bangunan semi permanen berdiri dan tanaman berdiri di aset pemerintah. Sekretaris Komisi III Suhardiman Amby mengkhawatirkan kondisi tersebut akan menimbulkan polemik baru.


"Nanti kalau dibiarkan makin banyak bangunannya. Malah bisa-bisa mereka minta ganti rugi jika Pemprov Riau ingin membangun di sana," ujar Suhardiman.ck/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail
Galeri Kunjungan Presiden Ke Riau

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda cahaya mata
Pantun Melayu jangan dinista
Isinya indah bagai permata
Bila dipakai menjadi mahkota