Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Ramadan, Dinsos Pekanbaru Amankan 21 Gepeng PDF Cetak Email
Minggu, 10 Juni 2018 04:14

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru bersama tim yustisi telah menjaring 21 gelandangan dan pengemis (Gepeng) di beberapa titik lokasi. Bahkan, dari 21 yang dijaring lima orang telah dijemput keluarganya dan mereka rata-rata dari luar kota.

 

Kepala Dinsos Pekanbaru Chairani melalui Kabid Rehabilitas Sosial Bustami, menjelaskan pihaknya terus melakukan razia terhadap gepeng. Bahkan pihaknya sudah intensif menertibkan gepeng sejak Selasa malam (5/6/2018) bersama seluruh stakeholder terkait.


"Karena kami tidak bisa bekerja sendiri, kami perlu keterlibatan semua pihak dari masyarakat, Satpol PP sebagai penegak perda dan satker lainnya. Kami juga melakukan penertiban terhadap gepeng, terutama yang berada di bawah umur," katanya, Sabtu (9/6/2018).


Ditambahkannya, selama Ramadan gepeng dan anak jalanan selalu bermain kucing-kucingan dengan petugas saat penertiban. Sehingga mereka kewalahan melakukan penertiban. Dengan maraknya kejadian gepeng dan anak jalanan, dirinya ingin mengunggah hati masyarakat untuk jangan memberi sedekah di lampu merah atau jalanan.


"Karena niat masyarakat untuk memberi di jalanan tak tepat sasaran. Banyangkan saja, lampu merah itu 3 menit, setiap lampu merah berhenti mereka mendapatkan Rp 30 Ribu. Setengah jam ratusan ribu yang mereka dapatkan," ungkapnya.


Ia  juga mengimbau masyarakat yang hendak memberikan sedekahnya melalui lembaga-lembaga yang sah.


"Jangan memberikan sumbangan di pinggir jalan ataupun rumah makan. Berikanlah sumbangan anda melalui lembaga resmi. Kami meminta kepada pelaku usaha untuk memberikan peluang kerja bagi masyarakat kelas menengah," harapnya.ck/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda cahaya mata
Pantun Melayu jangan dinista
Isinya indah bagai permata
Bila dipakai menjadi mahkota